oleh

Boru Bakkara Sayangkan Ulah Oknum Bidan yang Sebut Dirinya Terpapar Covid – 19

Dairi, mitrabhayangkara.com – S boru Bakkara (38) sangat menyayangkan ulah oknum bidan, S boru Ginting, yang menyatakan dirinya terpapar Covid – 19, padahal hal itu tidak terbukti,  Senin (7/6/2021).

Dikatan S boru bakkara, oknum bidan tersebut menyebarkan informasi, bahwa dirinya terpapar Covid-19, kepada warga Desa Bukit Baru, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Boru Bakkara yang di dampingi suaminya, Tomson Simbolon (42) dan mertuanya, mengungkapkan keresahan dan rasa kecewa mereka terhadap oknum bidan tersebut.

Ditegaskan, bahwa dirinya sudah tes swab dan ternyata tidak terbukti atau tidak benar.

Kepala Desa, B Siringoringo, aparat desa, br Simbolon, dan oknum bidan, S br Ginting saat mendatangi kediaman S br Bakkara.

Saya tidak senang dan ini pencemaran nama baik terhadap saya, ungkap boru Bakkara menceritakan yang dialaminya kepada wartawan.

Lanjutnya, bahwa Kepala Desa,  B Siringoringo, bersama oknum bidan, S br Ginting, dan aparat lainnya sudah mendatangi kediamannya, untuk minta maaf, dan hanya membayar uang tes swab sebesar Rp.350000, namun tidak diterimanya.

“Katanya itu uang damai, dan minta maaf dari oknum bidan, S br Ginting karena ulahnya menyebarkan dirinya terpapar Covid-19, dan saya tidak mau menerima uangnya. Lalu, Kepala Desa malah menyalahi saya dan mengatakan kalau ada urusan apapun akan dipersulit. Lalu mereka meninggalkan saya. Sudah terlihat, kalau kepala desa memihak terhadap oknum bidan, S boru Ginting tersebut. Kepala Desa memaksa saya supaya menandatangi surat tersebut, lalu tidak ada lagi masalah Covid-19. Saya yang tidak mampu ini maksudnya diam saja. Saya sangat resah, tolong agar Pemerintah membantu saya sebagai orang miskin dan tidak bisa berbuat apa-apa. Pencemaran nama baik terhadap diri saya, sampai anak-anak saya dihentikan sekolah karena Covid-19, padahal nyatanya tidak ada,”ungkapnya.

 

Penulis : baslan naibaho

Editor   : spy

 

 

News Feed