oleh

Bus Sekolah Bertabrakan dengan Kereta, Puluhan Anak Sekolah Jadi Korban

Bunnythorpe, mitrabhayangkara.com – Sebuah sekolah yang mengangkut puluhan anak sekolah bertabrakan dengan kereta di dekat Palmerston North, Selandia Baru pada Rabu (16/9/2020) pagi waktu setempat.

Polisi mengonfirmasi seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai sopir bus tewas dalam insiden tersebut. Bus yang itu diketahui dalam perjalanan menuju Feilding High Scholl dihantam kereta di perlintasan Bunnythorpe.

The New Zealand Herald melaporkan sebanyak 41 anak sekolah berada di dalam bus nahas tersebut. Mereka kebanyakan mengalami luka ringan dan telah dibawa ke Rumah Sakit Bunnythorpe.

“Tidak ada pelajar yang mengalami luka serius dalam insiden tabrakan bus tetapi beberapa di antara mereka dibawa ke Rumah Sakit Palmerston oleh staf St John,” demikian pernyataan resmi polisi.

Polisi belum bisa berasumsi mengenai penyebab kecelakaan tersebut karena masih menunggu hasil investigasi. Perlintasan kereta tempat insiden diketahui memiliki lampu dan sirine peringatan, namun belum bisa dipastikan apakah kesemuanya berfungsi sebelum kecelakaan terjadi.

Sementara itu, KiwiRail Group–perusahaan pemilik kereta yang terlibat kecelakaan–menyampaikan simpati pada korban. Mereka juga berjanji akan mendukung proses investigasi.

“Staf KiwiRail sudah berada di lokasi kejadian, bekerja bersama petugas darurat dan membantu masinis kereta yang secara fisik tidak terluka tetapi terguncang akibat insiden tersebut,” kata Kepala Eksekutif KiwiRail, Greg Miller.

“Kami akan bekerja sama dengan badan penyelidik dalam setiap investigasi tetapi sekarang prioritas kami adalah membiarkan petugas emergency melakukan pekerjaan mereka,” lanjutnya.

Selandia Baru mulai membuka kembali sekolah-sekolah setelah penurunan kasus baru Covid-19 dalam kurun waktu sebulan terakhir. Namun demikian, aktivitas sekolah diwajibkan menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan.

Selandia Baru menuai pujian dalam mengatasi penyebaran Covid-19, sejauh ini negara di kawasan Oceania itu mencatatkan jumlah infeksi sebanyak 1.801 sejak Januari lalu dan 24 kasus kematian.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed