oleh

Citra : Pembangunan Ketahanan Pangan Perlu Integrasi Nasional dan Daerah

Kayong Utara, mitrabhayangkara.com – Kondisi global yang sangat dinamis, ditambah dengan berbagai macam masalah, terkait pemenuhan pangan, harus dijadikan salah satu prioritas pembangunan yang terintegrasi antara pembangunan nasional dan daerah.

“Perubahan yang cepat, dan permasalahan global seperti pandemi Covid-19, perubahan iklim, perubahan pola konsumsi, dan semakin sedikitnya lahan pertanian dan kehilangan pangan atau pemborosan pangan, sangat mempengaruhi ketahanan pangan secara nasional. Karena itu, pemerintah telah menetapkan pembangunan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional yang diintegrasikan ke dalam pembangunan daerah,”ungkap Bupati Kayong Utara, Citra Duani, pada acara Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Kayong Utara Tahun 2020, di Aula Bank Kalbar, Kamis (19/11/2020).

Menurut Citra, saat ini pembangunan ketahanan pangan, dihadapkan pada permasalahan yang terkait dengan peningkatan permintaan pangan yang lebih cepat dari pertumbuhan penyediaannya.

Laju permintaan pangan yang meningkat tersebut, sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat, menyebabkan kebutuhan pangan meningkat dengan cepat baik dalam jumlah, mutu dan keragamannya.

“Untuk mengimbangi hal tersebut, perlu diwujudkan ketahanan pangan melalui diversifikasi pangan lokal, melalui diversifikasi pangan yang diarahkan guna meningkatkan konsumsi sayur, sayuran, buah – buahan, daging dan mengurangi konsumsi beras dan terigu,” tutur Citra yang juga sebagai Ketua Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Kayong Utara.

Citra menambahkan, dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Kayong Utara, sangat diperlukan integrasi dan koordinasi program dari dinas, instansi terkait, lembaga dan pemangku kepentingan yang tergabung dalam wadah Dewan Ketahanan Pangan ini, agar dapat meningkatkan perannya dalam mengarahkan, merumuskan serta mengawal implementasi kebijakan ketahanan pangan.

Untuk mewujudkan ketahanan pangan, mendorong keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan ketahanan pangan, melalui diversifikasi pangan lokal, katanya.

“Demikian halnya dengan pendistribusian yang harus merata dan aman. Konsumsi pangan juga harus sudah dirumuskan di tingkat pemenuhan gizi, keamanan, kesehatan, keanekaragaman konsumsi yang dapat dikembangkan dan lain sebagainnya,”lanjut Citra.

Citra juga berharap, melalui rakor ini, agar dapat dirumuskan rencana-rencana kegiatan pada tahun yang akan datang.

“Saya harap, kita dapat merumuskan rencana-rencana kegiatan pada tahun-tahun mendatang, dan terpenting, berperan aktif mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, iklim usaha yang kondusif. Sehingga apa yang kita harapkan dapat sejalan dengan Undang-Undang Pangan,”harapnya.

 

Penulis : Dji/Prokopim/SS

Editor   : spy

News Feed