oleh

Curi 2 Ton Kentang, 5 Warga Humbahas Ditangkap

Humbahas, mitrabhayangkara.com – Personel Satreskrim Polres Humbanghasundutan (Humbahas) mengamankan lima orang pemuda karena mencuri 2 ton kentang dari gudang milik PT Indofood Fortune Makmur.

Kelima orang yang diamnankan yakni TS (19), MS (22), JLS (27), LLG (27) dan MBS (26).  Kasubbag Humas Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) Iptu Lolo Bako mengatakan kelima pelaku ditangkap berawal dari laporan pengawas PT Indofoof Makmur.

Perusahaan tersebut melaporkan pencurian 75 goni kentang dari gudang yang berada di Desa Siria-ria, Kecamatan Pollung, Humbahas, Sabtu (4/9/2021) lalu.

Mendapatkan laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas para pelaku. Selanjutnya, petugas mengamankan salah seorang pelaku di Desa Pollung, Jumat (17/9/2021) lalu.

“Kami mengamankan tersangka LLG di Desa Pollung. Kepada petugas, tersangka mengakui perbuatannya dan mengaku tidak bekerja sendirian,” kata Lolo Bako, Jumat (24/9/2021).

Selanjutnya, petugas kemudian menangkap tersangka MBS di Desa Pollung. Dari tangan MBS, petugas mengamankan satu uni mobil Colt Diesel. Mobil tersebut diduga digunakan untuk mengangku kentang hasil curian.  Tak berhenti, petugas kemudian menangkap JLS, Senin (20/9/2021) dan TS pada Selasa (21/9/2021).

“Sementara tersangka terakhir yakni MS kami amankan, Kamis (23/9/2021) kemarin di Dolok Sanggul,” ucapnya.

Dari pemeriksaan, kelima tersangka mencuri kentang dengan cara merusak jendala gudang PT Indofood Fortuna Makmur. LLG masuk ke dalam gudang selanjutnya mengangkat karung goni plastik tersebut dari dalam gudang melalui pintu jendela.

Selanjutnya LLG memberinya kepadan JLS yang menunggu di luar gudang dan mengangkat ke dalam mobil Colt Diesel Dum truk. Sedangkan MBS menunggu di dalam mobil dan melihat-lihat orang.

“Kentang hasil curian tersebut kemudian dijual ke Pasar Dolok Sanggul. Selanjutnya uang penjualan mereka bagi lima,” ujarnya.

Lolo mengatakan tersangka TS memperoleh bagian sebesar Rp2 juta, MS Rp2,7 juta, JLS Rp2,6 juta, MBS Rp1 juta, dan LLG mendapatkan bagian Rp2,6 juta. Ketiga tersangka saat ini diamankan petugas di Mapolres Tapteng untuk proses hukum lebih lanjut.

“kelima tersangka kami jerat dengan Pasal  363 Ayat 3 dan Ayat 4 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara,” ucapnya.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed