oleh

Dana Desa Tiyuh Tunas Jaya Diduga Banyak Penyimpanggan, Berikut Temuan LSM GMBI

Tulang Bawang Barat, mitrabhayangkara.com – Pengelolaan Dana Desa di Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, tahun anggaran 2018 dan 2019, dipertanyakan.

Pasalnya, dari beberapa item pekerjaan fisik, disinyalir menyimpang dari aturan dan memicu kerugian Negara.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Tulang Bawang dan Koordinator Wilayah Tulang Bawang Barat dan Mesuji, Jazuli Silado.

Dijelaskan, terendusnya aroma korupsi yang dilakukan Kepala Tiyuh Tunas Jaya dalam pengelolaan Dana Desa tahun 2018 dan 2019 itu, salah satunya pembuatan jalan onderlagh yang berpotensi merugikan negara.

“Pada tahun 2018 terdapat pembangunan jalan onderlagh voleume panjang 1.315 meter, lebar 3 meter dengan pagu anggaran Rp.383000.000, namun fakta di lapangan sangat jauh berbeda, tidak sesuai bestek (besaran gambar dan teknis). Kegiatan ini sudah pasti asal jadi. Contohnya, batu hanya disusun, tidak sesuai dengan juklak juknis sebagaimana mestinya.

Sehingga hasil pekerjaan tidak maksimal. Seharusnya ketingian badan  jalan semestinya 15 cm, fakta di lapangan ketinggian jalan hanya 10 cm. Diduga kerugian Negara kurang lebih sekitar Rp.100.000.000.

Berdasarkan LPJ DD 2018, terdapat Rp.21.853,000,  Dana Desa tersebut sengaja tidak disilvakan oknum Kepala Tiyuh Yani, pada Tahun 2019.

Sedangkan termin ketiga sub bidang penyelengaraan pemerintah Tiyuh dan belanja operasional Pemerintahan Tiyuh, diduga kegiatan tersebut tidak sesuai dengan temuan wartawan di lapanggan.

Sementara kegiatan yang sama pada Tahun 2018 yang lalu, hanya menghabiskan angaran dana Rp.21.600.000. Pada tahun 2019, terdapat alokasi dana Rp.122.520.000 (termin kedua).

Sedangkan termin ketiga sub bidang pelaksanaan Pembangunan Desa dan belanja pemeliharaan jalan desa.

Diduga kegiatan tersebut dikorupsi oleh oknum Kepala Tiyuh Yani. Sementara kegiatan yang sama, pada Tahun 2018 tidak ada angaran. Diduga anggaran perawatan jalan tersebut masuk ke kantong pribadi oknum Kepala Tiyuh Yani.

“Saya berharap kepada dinas terkait, Kejaksaan Negeri Menggala dan Polres Tulang Bawang Barat, agar segera menindak lanjutinya, sesuai undang – undang yang berlaku,”ujarnya.

 

Penulis : Jun/Time

Editor   : spy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed