oleh

Debat Publik Kedua Pilkada, Bobby Nasution Sebut Korupsi Bikin Banyak Masalah di Medan

Medan, mitrabhayangkara.com – Debat publik Pilkada Kota Medan 2020 putaran kedua digelar di Kota Medan, Sabtu (21/11/2020) malam.

Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Nomor Urut 1 Akhyar Nasution – Salman Alfarisi dan Paslon Nomor Urut 2 Muhammad Bobby Afif Nasution – Aulia Rachman mendapat kesempatan untuk menyampaikan visi misinya di awal debat.

Bobby Nasution yang mendapat kesempatan kedua menyampaikan visi misinya menyampaikan, tugas pertama pemerintah memberikan jaminan pelayanan publik kepada masyarakat bisa baik, cepat dan tepat. Namun, saat ini pelayanan publik di pemerintahan Kota Medan dinilai masih buruk.

“Penilaian dari masyarakat hari ini bisa kita bilang kurang baik dan buruk. Ditambah lagi bagaimana penilaian SAKIP Tahun 2019 (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) 2019,” katanya.

Bobby juga mengatakan, kondisi ini diperparah dengan korupsi di Kota Medan. Saat ini, indeks persepsi korupsi Kota Medan masih terendah dibandingkan dari 12 kota besar di Indonesia. Dia menilai korupsi lah yang menyebabkan berbagai persoalan di ibu kota Sumatera Utara (Sumut) ini.

“Kota Medan menjadi kota terendah dari 12 kota. Ini yang menyebabkan banjir tak pernah usai, jalan berlubang, jalan penuh lubang, sampah di mana-mana korupsi tidak pernah selesai,” katanya.

“Oleh karena itu, saya dan Bang Aulia Rahman dengan kolaborasi Medan Berkah, visi mewujudkan masyarakat Kota Medan menuju keberkahan, maju dan kondusif, berkomitmen, menyelesaikan permasalahan pelayanan publik yang transparan, cepat mudah dan tepat,” katanya.

Calon Wakil Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Aulia Rahman menambahkan, bersama Bobby Nasution, mereka akan mengubah alur sistem pelayanan publik dan menjadikan sistem transparan, cepat, tepat, dan pasti. Ini akan sangat memudahkan bagi masyarakat Kota Medan.

“Kita membuat alur sistem dari mulai lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan agar memudahkan seluruh masyarakat Kota Medan. Kami juga akan membuat mal pelayanan publik bagi masyarakat Kota Medan. Ini juga membuka investasi bagi Kota Medan,” katanya.

“Kami akan menempatkan ASN dengan standar profesional, kami akan melakukan merit sistem, dan reward dan punishment kepada ASN . Kami juga akan merevitalisasi, memperbaiki sistem pembuangan sampah, jalan rusak, banjir, dan merenovasi ruang terbuka hijau (RTH) menjadi taman rekreasi bagi warga Kota Medan dan anak-anak muda untuk meningkatkan kreativitas,” katanya.

Sementara dalam visi misinya, Calon Wali Kota Nomor Urut 1 Akhyar Nasution lebih banyak menyampaikan perkembangan Kota Medan selama empat tahun terakhir yang dinilai sudah baik.

Kota Medan dinilainya terus tumbuh dan berkembang. Investasi tumbuh berkembang. Dia juga menegaskan pelayanan pemerintah sudah sangat baik dan sesuai standar dengan ISO 900. Pelayanan ini akan terus ditingkatkan.

“Banyak yang sudah dikerjakan pada empat tahun terakhir ini, 450 ruas drainase dibetulin, 1.770 rumah diperbaiki, dan banyak lagi hal lain telah kami kerjakan” ujarnya.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed