oleh

Diduga Bunuh Sang Anak, Ayah di NTT Gantung Diri

Timor Tengah Selatan, mitrabhayangkara.com – Geger penemuan jasad Yohanis Sabat (50) warga  RT 021/010 Desa Nunusunu Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Barat (NTT) yang tergantung.

Yohanis diduga gantung diri usai membunuh anak kandungnya, Maria Sabat, (14) pada Senin, (18/01/2021).

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera menjelaskan, kejadian itu baru diketahui, setelah pihaknya mendapatkan laporan ada orang yang meninggal karena gantung diri di Aisio.

Hendricka menambahkan, dari hasil olah TKP, ditemukan tumpukan pakaian di batang pohon asam yaitu sebagian pakaian. Sementara jasad Yonahis ditemukan dengan posisi tergantung di ranting pohon asam tersebut.

“Di lokasi TKP pertama juga tim menemukan satu buah tas samping berwarna coklat dan di dalam tas korban terdapat dua lembar surat (surat wasiat) dan satu bilah pisau bergagang kayu yang masih ada di dalam sarung berwarna merah,” ujar Hendricka Bahtera, Rabu (20/01/2021).

Di TKP lain, tim identifikasi menemukan dugaan kasus pembunuhan di sebuah rumah berdinding bebak dan beratap daun lontar dengan ukuran 9 x 10 meter tak jauh dari temuan TKP gantung diri.

Di mana seorang jenazah perempuan tidur terlungkup dengan posisi kedua tangan terlipat di samping tubuh, wajah korban mengarah ke tanah dan rambut berserakan hingga menutupi kepala korban.

“Diduga dilakukan oleh pelaku usai membunuh anaknya lalu kemudian menggantung diri,” ujarnya. Guna menggali informasi lebih dalam dari kasus ini, polisi juga meminta keterangan dari istri korban Yosina Soe, (51). Saat dimintai keterangan, Yosina engakui bahwa, suaminya mengalami gangguan jiwa.

Apabila sedang marah, suaminya kerap mengancamnya bersama anak-anak menggunakan pisau atau parang. Yosina pun tidak tinggal serumah dengan suaminya.

“Saksi tidak tinggal bersama korban, karena kerap diancam sehingga takut dan keluar dari rumah sejak Jumat, 14 Februari 2019 silam. Salah satu faktor yang menyebabkan sehingga saksi tidak mau pulang ke rumah korban karna sudah berulang kali korban mengancam saksi karna masalah uang,” ujarnya.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed