oleh

Hakim PN Medan Vonis Mati Pengedar Sabu 52 Kg

Medan, mitrabhayangkara.com – Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa Zulkifli (44). Dia terbukti sebagai perantara jual beli narkotika jenis sabu seberat 52 kg.

Majelis Hakim diketuai Saidin Bagariang dalam amar putusannya secara virtual (daring) di PN Medan menyebutkan, terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menurut Majelis Hakim, hal-hal yang memberatkan terhadap Zulkifli, tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba.

“Sedangkan, hal-hal yang meringankan terhadap terdakwa Zulkifli tidak ada,” ujar Majelis Hakim Saidin, Kamis (22/10/2020).

Putusan Majelis Hakim PN Medan itu, sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana mati.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa Zulkifli melalui penasihat hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Menara Keadilan, Sri Wahyuni menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, JPU Nurhati Ulfia, dalam dakwaannya menyebutkan, peristiwa jual beli sabu itu, Selasa (10/12/2019). Terdakwa Zulkifli yang sedang mengendarai becak bermotor (betor) akan menyerahkan dua bungkus sabu kepada seseorang bernama Alwi (DPO).

Jaksa mengatakan, saat dalam perjalanan, petugas BNN menghentikan betor terdakwa dan dilakukan pemeriksaan lalu ditemukan 2 kg sabu. Kemudian dilakukan pengembangan ke rumah terdakwa dan kembali diamankan 20 bungkus teh China Guanyinwang berisi sabu seberat 2.080 gram.

Selanjutanya, petugas BNN menggeledah lemari pakaian terdakwa dan ditemukan 48 bungkus teh China berisi sabu seberat 49.960 gram.

Sabu dari hasil penangkapan dan penggeledahan di dalam lemari total keselurahannya seberat 52.040 gram. Selain itu juga ditemukan barang bukti uang tunai Rp60 juta.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed