oleh

Kebakaran Hebat di Makassar, 110 Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Makassar, mitrabhayangkara.com – Kebakaran hebat terjadi di kawasan permukiman padat penduduk, tepatnya Kampung Lepping, Lorong 1, 2, 3, Jalan Muhammad Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/8/2021). Dalam peristiwa ini, 110 rumah warga ludes dilalap api.

“Data sementara yang masuk ada sebanyak 110 unit rumah semipermanen yang terbakar. Korban terdampak 397 jiwa dan 87 kepala keluarga (KK),” ujar Pelaksana Harian (Plh) Lurah Jongaya Zulkifli di lokasi kejadian, Rabu (11/8/2021).

Dia mengaku masih mendata jumlah warga terdampak kebakaran. Kelurahan juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, dalam hal ini Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Sudah dilaporkan ke Pak Wali Kota. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Dinsos serta BPBD untuk mendirikan dapur umum. Lokasi sementara kami masih cari mana yang mudah diakses,” katanya.

Saat ditanyakan apa penyebab kebakaran, Zulkifli mengaku belum diketahui pasti. Penyebab munculnya api masih diselidiki polisi. Sementara itu, salah satu korban kebakaran Farida menuturkan, peristiwa ini terjadi pukul 10.05 WITA.

Saat kejadian, dia hanya mampu menyelamatkan diri dan kedua anak serta ibunya. Seluruh barang dan harta bendanya ludes terbakar.

“Hanya baju di badan dan dua anak serta ibu saya yang selamat. Semua barang habis terbakar. Saya tidak tahu apa penyebabnya, tiba-tiba saja api langsung besar. Katan warga ada yang memasak tabung gasnya bocor,” ucapnya saat mengungsi di Masjid Yasin dekat lokasi kebakaran.

Komandan Peleton (Danton) 1 Dinas Kebakaran Kota Makassar Akbar mengatakan, petugas damkar sudah melaksanakan pendinginan di tempat kejadian perkara. “Armada yang diturunkan sebanyak 22 unit dengan kekuatan personel 90 orang. Api berhasil kami kuasai sekitar tiga jam atau sekitar pukul 12.30 WITA. Belum ada dilaporkan korban jiwa,” ujar Akbar.

Informasi diperoleh, luas lokasi kebakaran mencapai 700×200 meter persegi dengan rata-rata rumah petak semipermanen. Keterangan Ketua RT 04 Husain Samal, sumber api diduga dari salah satu rumah warga yang sedang memasak lalu ditinggal hingga kompor meledak akibat kebocoran gas.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

 

News Feed