oleh

Kecelakaan Mengerikan Mobil Pikap Tabrak Bus di Bireuen, Sopir dan Balita 2 Tahun Tewas

Banda Aceh, mitrabhayangkara.com – Kecelakaan mengerikan terjadi di jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Paya Rangkulu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (27/11/2021) pukul 03.45 WIB.

Dalam peristiwa ini dua orang tewas, satu luka berat dan lima luka ringan. Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kecelakaan ini melibatkan mobil pikap dan bus angkutan umum. Keduanya bertabrakan dari arah berlawanan.

“Selain dua meninggal dunia, kecelakaan juga menyebabkan seorang luka berat dan lima orang lainnya luka ringan,” kata Dicky, Sabtu (27/11/2021).

Identitas korban meninggal yakni atas nama Zulfikar (29) dan Azril Arafah (2). Sementara korban luka berat Agusnia (30). Korban meninggal dan luka berat tercatat warga Desa Keude Tangse, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Sementara korban luka ringan yakni Ridho (30) warga Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Irma Oktaviana (26) warga Desa Wel Wel, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue.

Kemudian Nasrinah Hanim (41), warga Gampong Kramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Dani Ramdani (47), warga Bandung, Jawa Barat dan Darmazi (52), warga Stabat, Sumatera Utara.

“Korban meninggal dunia serta luka berat merupakan sopir dan penumpang pikap. Sementara korban luka ringan penumpang bus,” katanya.

Menurutnya, kronologi kecelakaan berawal saat pikap melaju dari arah Banda Aceh.

Saat bersamaan, bus penumpang JRG dikemudikan Hendi Yana Budiman (36) warga Tasikmalaya, Jawa Barat melaju dari arah berlawanan.

“Sesampai di lokasi kecelakaan, pikap dikemudikan Zulfikar melebar ke kanan jalan dan menabrak bus membawa 30 penumpang,” ucapnya.

Akibat kecelakaan tersebut, pikap rusak berat, ruang kemudi hancur hingga tak terbentuk. Sementara bus, terguling di badan jalan dan bagian samping kiri mengalami kerusakan. Usai kecelakaan, para korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umim Daerah (RSUD) Fauziah, Bireuen.

Kedua kendaraan disita sebagai barang bukti, termasuk surat izin mengemudi sopir bus.

“Diduga sopir pikap mengantuk sehingga menyebabkan kecelakaan. Apalagi kejadiannya sekira pukul 03.45 WIB,” ujarnya.

 

Sumber : iNews.id

Editor   : spy

News Feed