oleh

Ketua Dewan Pendidikan Kayong Utara Minta Belajar Tatap Muka Ditunda, Ini Alasannya !

Kayong Utara, mitrabhayangkara.com – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Bung Tomo, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  untuk menunda proses belajar mengajar tatap muka, mengingat penyebaran COVID-19 masih belum terkendali.

“Berdasarkan info yang didapat, bahwa dalam kurun waktu minggu – minggu ini, pasien COVID-19  meningkat dan dirawat  di  RSUD Soeltan Muhammad  Djamaluddin (SMJ) 1 dan jumlah pasien yang meninggal juga cukup tinggi,  maka kami dari Dewan Pendidikan, meminta Kepada Dinas Pendidikan dan pihak sekolah terkait untuk menunda proses pembelajaran tatap muka,”kata Bung Tomo Sukadana.

Bung Tomo menilai, penerapan protokol kesehatan di sekolah juga belum maksimal, sehingga diperlukan persiapan yang matang untuk melaksanakan sekolah tatap muka.

“Sebagian besar sudah, tapi belum maksimal. Masih ada beberapa sekolah yang siswanya tidak menggunakan masker,”jelasnya.

Bung Tomo yang juga anggota DPRD Kayong Utara ini,  mengingatkan, agar manajemen Faskes yang ada di Kayong Utara agar mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan  untuk menanggulangi  kemungkinan lonjakan kasus COVID-19, di negeri bertuah tersebut.

“Dan berharap kepada tim gugus tugas lebih  mempersiapkan faskes seperti tabung oksigen, obat – obatan, tenaga medis dan ruang isolasi alternatif lain,”katanya.

Ia pun berharap agar tim gugus tugas COVID-19 Kayong Utara sering melakukan evaluasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus corona di Kayong Utara.

Dirinya juga berharap agar masyarakat Kayong Utara  menerapkan protokol kesehatan selama melakukan aktivitas sehari – hari.

Dan juga menghimbau masyarakat untuk tidak berkumpul dan membatasi aktifitas di luar rumah, tutupnya.

 

Penulis : SS

Editor   : Spy

News Feed