oleh

Ketua LPM Desa Matan Jaya Tuding Kadishub Lakukan Pembohongan Publik

Ketapang, mitrabhayangkara.com – Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Matan Jaya, Suharto Haz, mengkritik pernyataan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kayong Utara, terkait Kantor Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perhubungan Kayong Utara yang dijadikan camp penempatan PT. Sahabat Berkat Nusantara (SBN), kontraktor pengangkutan hasil tambang bouksit PT.Citra Meneral Inverstindo(CMI)  yang dirilis dalam pemberitaan media Suara Pemred, pada Kamis (11/11/2020), lalu.

Suharto saat dihubungi Wartawan melalui telpon selulernya, Sabtu (21/11/2020), menanggapi keterangan Kadishub Kayong Utara, Gunawan, terkait pemberitaan media Suara Pemred, mengatakan, tidak mendasar.

Penempatan camp PT. Sahabat Berkat Nusantara (SBN) yang mana PT tersebut sudah 3 bulan dan hampir mendekati 4 bulan menempati kantor unit pelaksana teknis perhubungan pelabuhan Desa Matan Jaya dengan alasan kemanusiaan.

Alasan ini menurut Suharto tidak mendasar, karena yang dikatakan Gunawan, menunggu penyelesaian camp oleh PT. SBN ini, suatu kebohongan yang dilakukan Gunawan terhadap publik .

“Saya ini warga Desa Matan Jaya, tidak ada PT. SBN mendirikan camp pada saat ini,”katanya.

Lanjutnya, jika ada pendiriaan camp, waktu  yang dijalani 3 sampai sudah mendekati 4 bulan tidak  masuk akal, jika belum selesai.

Suharto  minta Kadishub untuk segera mengaktifkan kantor tersebut, dan memperbaiki kerusakannya.

Dia juga mengatakan, pernah pergi ke Telok Melano, lewat sungai menggunakan speed boot dan terhalang dengan ada ponton-ponton yang melintang di tengah aliran sungai.

Sehingga kami tidak bisa  lewat ke Telok Melano, terhambat dengan hal-hal semacam ini yang sering terjadi, katanya.

Kenapa Kadishub tidak menggunakan asas kemanusiaan, jika didalam speed boat yang ditumpanginya, ada seseorang yang sakit, mau berobat ke Telok Melano. Lantas ketemu ponton yang melintang dikarenakan  pasang surut air, sehingga  tidak bisa melintas speed boat  tersebut, katanya.

Suharto mempertanyakan, apakah Kadushub, penah atau tidak, ke Desa Matan Jaya untuk melihat situasi kantor tersebut? Jika pernah meninjau desa itu, langkah apa yang diperbuat untuk Desa Matan Jaya, tanyanya lagi.

 

Penulis : AS

Editor   : Spy

News Feed