oleh

Memalukan!!! Dua Anggota Polri di Lampung Tertangkap Miliki Ratusan Pil Extacy

Bandar Lampung, mitrabhayangkara.com – Institusi Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, kembali tercoreng karena ulah dua orang oknum personilnya, yang tertangkap dalam penyalahgunaan Narkotika dan miliki ratusan butir pil extacy, Rabu (9/6/2021).

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Profesi Pengamanan (Kabid Propam) Polda Lampung, Kombes Pol.M Syarhan dalam laporan tertulisnya yang disampaikan kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen. Pol. Hendro Sugiatno.

Pada surat laporan tersebut, Kabid Propam Polda Lampung menjelaskan dasar laporan penangkapan yang dilakukan, bahwa Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung telah melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang anggota Polri, bernama Briptu ZO, Nrp 92100XXX, jabatan Anggota Bid T.IK Polda Lampung dan Briptu IEA, Nrp 94050XXX, jabatan Anggota Satreskrim Polres Metro.

Berdasarkan fakta keterangan yang ada, bahwa pada hari Minggu, tanggal 6 Juni 2021, sekira pukul 17.00 WIB, Anggota Satnarkoba Polresta Bandar Lampung, melakukan penangkapan terhadap Biptu ZO, di Jalan Selamet No. 72 RT 006, Kelurahan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Selanjutnya, berdasarkan hasil penangkapan terhadap Briptu ZO, didapatkan Narkotika jenis ekstasi sebanyak 100 butir, yang disimpan didalam kotak rokok sampoerna mild.

Dan setelah dilakukan pengembangan, kembali diamankan 2 (dua) orang tersangka yaitu Briptu IEA dan Belly Adzi Pani.

Serta diakui, bahwa ekstasi tersebut, adalah milik Briptu IEA dan Briptu ZO dengan cara keduanya memesan seharga Rp 20.000.000, masing-masing Rp : 10.000.000 ( Briptu ZO Rp 10 Juta dan Briptu IEA Rp 10 Juta ).

Pada Saat penangkapan Briptu IEA, turut ditemukan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis Revolver berikut 4 (empat) butir amunisi.

Turut diamankan juga bersama kedua Anggota Polri tersebut, seorang warga Sipil sebagai saksi atas nama Belly Adzi Pani Bin Ridwan (27), warga Jalan Jahe 5, Kelurahan Banjar sari, Kecamatan Metro Utara, Kotamdya Metro.

Bersama ketiganya, turut diamankan beberapa barang bukti (BB) Narkotika, antara lain, 1 (satu) klip plastik bening yang berisi ekstasi, sebanyak 100 butir pil ekstasi warna yang disimpan didalam kotak rokok sampoerna mild, 3 (tiga) unit Handphone berikut simcard, 1 (satu) unit Mobil Toyota Rush, dan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan 4 (empat) butir amunisi.

Terhadap 2 (dua) anggota Polri yang telah diamankan, dilakukan pemeriksaan dan pengecekan urine oleh Satnarkoba Polresta Bandar Lampung dengan hasil Briptu ZO (+) mengandung amphetamine dan methampitamine, sedangkan Briptu IEA (-).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Briptu ZO menerangkan, bahwa ekstasi tersebut, merupakan pesanan miliknya dengan Briptu IEA.

Dan senjata api rakitan jenis revolver berikut 4 butir amunisi, adalah milik Briptu IEA.

Selanjutnya Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Pol.M Syarhan memprediksi, apabila perkara penyalahgunaan Narkotika tersebut, tidak diproses secara profesional, proporsional dan tuntas, maka dimungkinkan akan menimbulkan komplain dan sorotan dari masyarakat, hingga berita tersebut dapat menjadi viral di media sosial (Medsos).

Untuk itu, Kabid Propam, Kombes Pol. M Syarhan memerintahkan, agar melakukan langkah-langkah seperti, melakukan koordinasi dengan Kasi Propam Polresta Bandar Lampung, dan melakukan koordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung.

Dan Satresnarkoba telah menerbitkan LP dengan Nomor : LP/ A/ 1265/ VI/ 2021/ SPKT/Satresnarkoba/ Resta Balam/ Polda Lampung, tanggal 07 Juni 2021.

 

(Rel)

 

News Feed