oleh

Namanya Terseret dalam Sidang Kasus Suap Narkoba, Ini Kata Kapolrestabes Medan

Medan, mitrabhayangkara.com – Nama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko terseret dalam sidang kasus suap narkoba yang melibatkan mantan anak buahnya.

Dia disebutkan menerima suap dari istri bandar narkoba dan membagikannya kepada para anggota.

Terkait hal tersebut, Kapolrestabes membantah atas keterangan materi persidangan yang menyebutkan keterlibatannya.

“Kasatnarkoba tidak pernah melaporkan ke saya. Bagaimana saya mau bagi-bagikan uangnya, kasusnya saja tidak dilaporkan ke saya. Kalau di situ kan disebutkan saya perintahkan untuk dibagi-bagikan,” ujar Riko, Jumat (14/1/2022).

Kapolrestabes juga menjelaskan soal pembelian motor untuk anggota TNI yang menggagalkan peredaran narkoba. Dalam materi persidangan disebut motor dibeli menggunakan sisa uang suap.

Namun hal ini juga dibantahnya. Motor yang diberikan kepada prajurit TNI tersebut dibeli secara langsung.

Pembeliannya dilakukan awal bulan, sedangkan kasus suap terjadi di akhir bulan Juni.

“Untuk motor itu kan saya beli pesan sendiri dan dibayar lunas. Gak ada masalah. Cukup ya, itu saja yang mau saya sampaikan,” katanya.

Saat ditanyakan soal tuduhan kepadanya dalam persidangan, Kapolrestabes Medan mengaku tak ingin menanggapinya.

“Jadi begini ya, yang bersangkutan kan menjelaskan saat disidang. Dia mendengar dari orang, tidak mengalami sendiri. Jadi tak perlu saya tanggapi,” ucapnya.

Diketahui, kasus ini bermula dari penangkapan bandar narkoba pertengahan 2021 lalu.

Kemudian disebutkan ada suap kepada sejumlah polisi di Satresnarkoba Polrestabes Medan sebagai biaya pembebasan sebesar Rp300 juta.

Riko menyebut jika tidak ada satu pun laporan yang disampaikan mantan anak buahnya terkait kasus tersebut.

Tindakan yang dilakukan anak buahnya dilakukan atas inisiatif mereka tanpa ada perintahnya.

Dalam perkaran ini, sejumlah oknum polisi di Satresnarkoba Polrestabes Medan kini menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Medan atas tuduhan melakukan pencurian uang milik warga yang ditangkap diduga terlibat dalam peredaran narkoba.

Para oknum anggota tersebut hingga kini masih menjalani persidangan dan  menunggu putusan dari pengadilan.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

 

News Feed