oleh

Ngamuk Datangi Sarang Judi di Medan, Emak-Emak: Hancur Rumah Tangga Gara-Gara Ini

Medan, mitrabhayangkara.com – Sekelompok emak-emak menggerebek sarang perjudian di Kota Medan.

Tidak tanggung-tanggung, kaum ibu ini membawa kayu dan menggunakannya untuk menghancurkan mesin game yang berlokasi di Jalan Rumah Potong Hewan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Dalam video amatir yang viral di Instagram, terlihat gerombolan emak-emak mendatangi lokasi perjudian dan merusak berbagai mesin game judi. Kedatangan mereka karena sudah lama resah dengan ulah para pejudi.

“Sekelompok emak-emak menggeruduk tempat perjudian dan menghancurkan beberapa alat permainan perjudian. Lokasi: Mabar, Medan,” tulis akun Instagram @nenk_update dalam keterangan di video viral, dikutip Senin (4/1/2021).

Tampak dalam video itu emak-emak penuh emosi mendobrak pintu ruko yang dijadikan tempat judi. Mereka lalu menghancurkan alat judi menggunakan kayu dan menggotong mesin-mesin tersebut hingga berserakan di jalanan.

“Hancur rumah tangga orang gara-gara ini, hancurkan…buang saja ke luar,” teriak emak-emak tersebut. Detik-Detik Penyelamatan 3 Korban Kebakaran Ruko di Medan Tampak pula anak-anak yang ikut menyaksikan aksi para emak-emak itu.

Selain itu, terlihat beberapa laki-laki di lokasi judi yang diam tak berkutik. Sontak saja video itu viral dan dibanjiri ratusan komentar netizen.

“The power of emak-emak, duit bukannya kasih istri malah buat judi,” tulis akun @tikka-tikku. “Hidup emak-emak, respek ya,” tulis akun Instagram @vannyrachma.    BACA JUGA: Unik, Apel Perdana ASN Pemko Medan Pakai Pakaian Adat “Tetangga kami ini di Medan, Mabar,” tulis akun @novasusantysinaga.

Kepala Lingkungan 10 Mabar Nurbaiti mengatakan, lokasi judi itu telah beroperasi selama enam bulan terakhir. Sedikitnya ada lima tempat yang digerebek emak-emak tersebut, yakni di lingkungan 10 ada tiga rumah termasuk satu ruko dan di lingkungan 11, ada dua lokasi yang mesin judinya dirusak warga.

“Kami sudah menyurati pelaku judi dan petugas kepolisian. Tapi karena tidak ada respons membuat warga mengamuk,” katanya.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

 

News Feed