oleh

Ngeri! 8 Kapal Pukat Harimau Vietnam Bebas Menangkap Ikan di Natuna

Natuna, mitrabhayangkara.com – Aksi pencurian ikan oleh kapal ikan asing asal Vietnam, masih marak terjadi di perairan Natuna. Buktinya, delapan kapal ikan asing asal Vietnam, terekam kamera nelayan Indonesia, saat dengan santai mencuri ikan.

Adiadi, nelayan asal Pering, Kabupaten Natuna, berhasil merekam hadirnya delapan kapal ikan asing asal Vietnam tersebut. Dia menyebut, kapal ikan asing berbendera Vietnam dengan leluasa menangkap ikan di titik koordinat 5’40’170 N-108’29360 E bagian utara timur laut Pulau Laut, Kabupaten Natuna.

“Saya berjumpa delapan kapal ikan asing berbendera Vietnam, mulai pukul 01.00 WIB. Kami sempat lari ketakutan, karena mereka jumlahnya sangat banyak,” ujar Adriadi, Kamis (21/10/2021).

Kejadian masuknya kapal ikan asing asal Vietnam tersebut, terekam pada Selasa (19/10/2021). Tetapi, kapal ikan asing asal Vietnam ini sudah ada di Pulau Laut sejak Jumat (14/10/2021).

Kapal ikan asing asal Vietnam tersebut, menangkap ikan menggunakan jaring trawl atau pukat harimau. Hal itu membuat nelayan Natuna khawatir dan takut ditabrak oleh kapal-kapal ikan asing tersebut.

Sementara itu, Ketua Aliansi Nelayan Natuna (ANNA), Hendri mengatakan, situasi laut Natuna, memang selalu dipenuhi kapal ikan asing Vietnam. Bahkan kapal ikan asing Vietnam, sudah berani memasuki wilayah perairan Indonesia. “Mereka menangkap ikan di laut Natuna, bukan dalam kondisi lintas damai,” ucap Hendri.

Menurut Hendri, masih ada kelemahan dalam mengatasi permasalahan kapal ikan asing asal Vietnam. Bahkan nelayan Natuna, pernah diamankan oleh petugas Malaysia, dan hasil tangkapannya diambil, padahal masih berada di wilayah perairan Indonesia.

Akibat kejadian ini, pendapatan ikan nelayan Natuna jadi turun. Nantinya pada musim angin utara, kapal ikan asing asal Vietnam diyakini semakin banyak di laut Natuna. “Dua tahun ini tangkapan kami berkurang karena pencurian ikan oleh kapal ikan asing. Mereka mengambil dengan trawl atau pukat harimau yang besar, padahal itu dilarang,” katanya.

Nelayan Natuna, tidak dapat bersaing dengan kapal ikan asing asal Vietnam. Pasalnya kapal ikan asing asal Vietnam dibekali dengan alat tangkap yang memadai. Selain di Pulau Laut, kapal ikan asing asal Vietnam juga terekam di Laut Anambas. Hanya sekitar 40 mil dari daratan. ” Kapal ikan asing asal Vietnam bukan di wilayah abu-abu lagi, dan bukan melakukan lintas damai seperti kata pengamat. Mereka sudah mencuri kekayaan kita,” ucapnya.

 

Sumber : Sindonews.com

Editor    : Spy

News Feed