oleh

Pakai Dana Desa, Pengadaan Solar Cell di Pakpak Bharat Tuai Pro Kontra Warga

Pakpak Bharat, mitrabhayangkara.com – Pengadaan solar cell di beberapa desa di Kabupaten Pakpak Bharat yang bersumber dari Dana Desa telah mulai dikerjakan dan ada yang sudah selesai pengejaannya.

Kegiatan ini terlaksana agar setiap desa jadi terang, tetapi apakah kegiatan ini sudah pas di masa PPKM?

Penggunaan Dana Desa yang bersumber dari dana pusat haruslah benar – benar dilaksanakan dengan mengedepankan prioritas penggunaannya melalui hasil mesyawarah desa  (MusDes) dan telah ditetapkan di APBDes.

Di masa pandemi Covid – 19 sekarang ini yang sangat  dibutuhkan yakni pemulihan ekonomi masyarakat.

Pengadaan solar cell ini memang sangat dibutuhkan  oleh desa yang sama sekali tidak ada dilewati oleh jaringan listrik PLN seperti Desa Sibongkaras Kecamatan Salak yang sama sekali tidak ada jaringan listrik PLN.

Berutu, salah seorang warga Sibongkaras sangat mendambakan jaringan listrik PLN ke desanya.

Menurut dia, Desa Sibongkaras merupakan salah satu desa tertua di Kabupaten Pakpak Bharat dan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat memberikan perhatian serius ke desanya.

Dengan terpasangnya solar cell di desanya, Berutu merasa bersyukur dan harapannya akan perhatian Pemkab Pakpak Bharat dapat terwujud yang sama sekali tidak ada jaringan listrik PLN ke desanya.

Hasil penelusuran media di lapangan, ada masyarakat yang mendambakan dan menolak pengadaan solar cell tersebut.

Karena penggunaan solar cell itu dianggap kurang bermanfaat bagi masyarakat yang telah dilalui jaringan listrik PLN.

Demikian halnya disampaikan Jandri Manik, warga Kecupak.  Apakah kegiatan pengadaan solar cell tersebut sudah tertampung di APBDes  atas hasil dari musyawarah desa, tanyanya.

” Menurut saya bagi desa yang belum ada dilalui jaringan listrik PLN, wajar ada pengadaan solar cell, tapi kalau sudah ada jaringan listrik PLN-nya, menurut saya itu kegiatan yang tidak tepat, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Dana Desa itu seharusnya dilaksanakan untuk pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Jandri Manik.

Menurut Jandri Manik, kalau memang desa itu ingin terang, pemerintah desa agar menghimbau warganya, kalau malam hari agar lampu depan rumahnya dinyalakan.

Lanjut Jandri, bagi masyarakat desa yang sudah dialiri jaringan listrik fungsi dan manfaat solar cell minim sekali. Lebih baik pemerintah desa memohon ke bidang perhubungan atau PLN untuk pasang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), tutupnya.

 

Penulis : db

Editor   : Spy

News Feed