oleh

Pengunjung Pertunjukan Seni Ini Harus Lewati Perempuan dan Laki-Laki Telanjang

London, mitrabhayangkara.com – Para pengunjung sebuah pameran seni di London, Inggris, harus melewati sepasang perempuan dan laki-laki yang telanjang bulat jika ingin masuk.

Keduanya berdiri berhadapan di pintu masuk dan setiap pengunjung harus melalui celah di antara mereka yang sempit. Karena sempitnya celah itu, besar kemungkinan setiap pengunjung menyentuh tubuh kedua orang telanjang itu.

Acara dimaksud akan digelar pada tahun depan di Royal Academy, London. Ini merupakan pameran hasil karya seniman kenamaan asal Serbia, Marina Abramovic.

Namun, ada kemungkinan penyelenggara akan membuka satu pintu lagi, diperuntukkan bagi pengunjung yang tak ingin melewati pasangan telanjang tersebut.

Ini akan menjadi pameran besar pertama bagi Abramovic di Inggris setelah 50 tahun berkarier dan telah menghasilkan lebih dari 50 karya.

Abramovic merupakan seniman pertunjukan kelahiran Beograde. Perempuan 72 tahun berjuluk ‘Nenek Seni Pertunjukan’ itu dikenal sebagai seniman fenomenal yang mengeksplorasi hubungan antara penampil dan penonton, batas-batas tubuh, serta probabilitas pikiran.

Pada 2014, dia menggelar seni pertunjukkan di Museum of Modern Art New York, Amerika Serikat. Sebagai artis pertunjukan, Abramovic seringkali menghadapi bahaya fisik dan psikologis luar biasa.

Dia pernah menusuk tangannya dengan pisau serta mengiris kulit dengan pisau cukur. Dia juga pernah telanjang bulat di atas balok es selama berjam-jam.

Tidak semua pertunjukan seni Abramovic sukses. Dalam pertunjukan Rhythm pada 5 pada 1974, Abramovic menciptakan bintang besar yang direndam dalam bensin lalu disulut api. Dia lalu melempar kuku dan rambut, sebelum berbaring di tengah api. Dia mengalami kekurangan oksigen sehingga pingsan dan harus diselamatkan oleh dokter dan penonton.

Abramovic juga dikenal ahli dalam Imponderabilia, seni mempertontonkan pasangan telanjang yang berdiri berhadapan.

Imponderabilia pertama kali dipentaskan di Italia 42 tahun lalu oleh seniman Jerman, Ulay, yang juga rekan Abramovic.

Sementara itu relawan yang akan berdiri telanjang akan dipilih langsung Abramovic.

Andrea Tarsia, kepala pameran Royal Academy, mengatakan Imponderabilia, merupakan konfrontasi antara ketelanjangan dan gender, seksualitas, serta hasrat.

“Beberapa (pengunjung) mundur karena tidak bisa melewatinya. Beberapa yang melewati masuk dengan biasa saja, bahkan ada yang melewati beberapa kali,” ujarnya.

Pameran ini akan berlangsung di The Royal Academy di London mulai September hingga 8 Desember 2020.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed