oleh

Perampokan dan Penculikan Sopir Taksi Online Didalangi Perempuan Pengusaha

Makassar, mitrabhayangkara.com – Seorang perempuan pengusaha diduga menjadi dalang kasus perampokan dan penculikan sopir taksi online di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia ditangkap di salah satu hotel wilayah Ibu Kota Jakarta.

Kasubnit II Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah mengatakan, pelaku utamanya perempuan berinisial NK (31). Sementara ada enam orang lainnya yang terlibat, tiga di antaranya sebagai eksekutor.

“Perempuan inisial NK (31) ini otaknya kita tangkap di Jakarta,” kata kata Ipda Nasrullah di Kota Makassar, Minggu, (29/8/2021).

Enam orang laki-laki diamankan di Kota Makassar, berinisial AZ, HR dan AB, berperan sebagai eksekutor. Enam lainnya AD, DH, dan MH, merupakan staf NK diamankan di Bogor, Jawa Barat.

Mula-mula tim dari Jatanras Polrestabes Makassar menangkap pelaku berinisial AZ, HR dan AB di wilayah Makassar pada Sabtu (28/8/2021) malam. Dari tangan ketiganya, polisi mendapati barang bukti senjata tajam.

“Perannya ada yang menodong, sopir mobil yang dibawa pelaku dan yang ikut mendampingi dari si pelaku ini membawa korban ke Gorontalo,” ujarnya.

Dia mengakatakan, ketiganya melakukan hal itu atas perintah NK, pengusaha asal Jakarta dengan upah Rp40 juta. Namun mereka dibayar bertahap, dengan DP Rp30 juta.

“Sisanya sudah diterima juga setelah mengeksekusi,” ujarnya.

Dari penangkapan AZ, HR, dan AB, tim mengembangkan penyelidikan untuk mencari dalangnya. Informasi yang diterima para pelaku lain berada di luar Kota Makassar, yakni di Jakarta dan Bogor.

“Lelaki AD, DH, dan MH, ditangkap di daerah Bogor. Kalau yang otaknya tadi (NK) di sebuah hotel di Jakarta. Tiga orang ini staf di perusahaan perempuan NK, yang ikut membantu administrasi pembayaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando menyebut, peristiwa yang dialami korban pada 6 Agustus.

AR disekap kurang lebih 10 hari atau tepatnya 16 Agustus, sampai akhirnya ditemukan oleh penduduk sekitar perbukitan perbatasan Gorontalo.

“Ada video siaran langsung warga sana (Gorontalo) yang viral di media sosial. Korban ditemukan dengan kondisi lebam dan tangan terikat, sementara mobil dan barang berharga lainnya dibuang ataupun diambil para pelaku,” ujarnya.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : Spy

 

News Feed