oleh

Polisi: Penculik Anak di Aceh Pura-Pura Jadi Pengemudi Betor

Aceh Tengah, mitrabhayangkara.com – Pasangan suami istri di Aceh Tengah menculik seorang bocah kelas VI Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 1 Takengon. Modusnya, pelaku pura-pura menjadi pengemudi becak motor.

“Mencari target anak sekolah. Untuk memudahkan aksi penculikan anak tersebut, kedua tersangka berpura-pura sebagai pengemudi becak motor (Bentro), dan mangkal di depan tempat sekolah korban,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Ahmad Arief Sanjaya, Selasa (14/9/2021).

Ahmad Arif menambahkan, kedua pelaku yakni K (24) dan W (18). Mereka diamankan dan diamuk warga Takengon, Kecamatan Pengasing, Aceh Tengah. Warga emosi setelah mendengar ada anak hilang.

Mereka akhirnya beramai-ramai mencari korban, dan menemukan pasutri tersebut saat membawa korban di kawasan Wih Lah Kecamatan Pengasing, Kabupaten Aceh Tengah.

K terpaksa ditembak kakinya oleh polisi. Sementara itu, berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka K sudah merencanakan aksi penculikan tersebut sejak dua bulan yang lalu.

“Pelaku sudah merencanakan dua bulan sebelum kejadian,” kata Ahmad. Ahmad melanjutkan pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban. “Dia juga melakukan penganiayaan. Aksi penganiayaan dilakukan tersangka K dibantu oleh istrinya,” katanya.

Dari cacatatan kepolisian, tersangka K merupakan residivis yang pernah tersangkut dengan kasus penculikan dan pencabulan terhadap anak-anak pada tahun 2015.

Tersangka juga pernah dijerat dalam kasus pencurian dengan kekerasan.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed