oleh

Polisi Sebut Ada 30 Sekolah Terafiliasi Khilafatul Muslimin

Jakarta, mitrabhayangkara.com – Polisi mengungkap ada sebanyak 30 sekolah yang terafiliasi organisasi masyarakat Khilafatul Muslimin. Organisasi tersebut diduga telah menyebarkan paham khilafah sebagai pengganti ideologi negara Indonesia yang telah ditetapkan ideologi Pancasila.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, data sebanyak 30 sekolah yang terafiliasi dengan organisasi Khilafatul Muslimin tersebut diungkap bersamaan dengan ditangkapnya menteri pendidikan dalam organisasi Khilafatul Muslimin tersebut.

“Ada 30 sekolah terafiliasi Khilafatul Muslimin dan penanggungjawabnya AS,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Senin (13/6/2022).

AS ditangkap di Mojokerto, Jawa Timu pada Senin (13/6/2022) sekira pukul 00.30 WIB. AS memiliki tanggung jawab di dalam kelompoknya untuk mendoktrin agar orang lain yakin khilafah bisa menggantikan ideologi Pancasila.

Hingga saat ini total tersangka yang ditangkap dan berada di Mapolda Metro Jaya sebanyak enam orang termasuk pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja. Lima lainnya yakni AA, IN, F, SW, dan terbaru AS.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap semua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” tuturnya.

Mereka disangkakan dengan Pasal 59 ayat 4 dan 82 ayat 1 UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas. Kemudian pasal 14 ayat 1 dan 2, dan atau pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Menanggapi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (Ormas) Ormas Khilafatul Muslimim Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menegaskan bertidak tegas.

“Terkait penyidikan Khliafatul Muslimin apapun namanya semua ormas yang melakukan pelanggaran hukum Polda Metro Jaya konsisten untuk melakukan penegakan hukum,” tegas Fadil Imran.

 

Sumber : Okezone.com

Editor    : Spy

News Feed