oleh

Polisi Serahkan Mantan Bupati Labusel ke Kejati Sumut

Medan, mitrabhayangkara.com – Polda Sumut melimpahkan kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjerat mantan Bupati Labusel WAT ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

Penyidik Ditreskrimsus sudah menyerahkan WAT ke Kejati Sumut untuk proses lebih lanjut.

“Mantan Bupati Labusel sudah kami limpahkan ke Kejati Sumut sesuai prosedur tahap II,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (19/9/2021).

Hadi mengatakan penahanan WAT merupakan bagian dari pelimpahan tahap II terkait korupsi DBH PBB tahun 2013-2015. Selanjutnya WAT akan ditahan Kejati Sumut di Rutan Tanjung Gusta.

“Kemudian oleh JPU ditahan di Rutan Tanjung Gusta selama 20 hari ke depan menunggu kelengkapan berkas untuk diadili,” ucapnya.

Hadi mengatakan WAT diduga terlibat korupsi DBH PBB tahun 2013-2015 dengan kerugian negara mencapai Rp1,9 miliar.

Selain itu, petugas juga menetapkan dua tersangka lainnya yakni mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah Pemkab Labusel berinisial MH dan Kabid Pendapatan SL telah divonis serta mejalani hukuman.

Sementara itu sebelumnya, Kejati Sumut mengakui sudah menerimah pelimpahan berkas perkara tahap II Kasus dugaan korupsi DBH PBB 2013, 2014, dan 2015.

“Benar bahwa pada Kamis (16/9/21), kemarin kami menerima pelimpahan atas nama tersangka H Wildan Aswan Tanjung atau mantan Bupati Labusel,” kata Plt Kasi Penkum Kejati Sumut, PDE Pasaribu.

Setelah dilakukan proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan maka tersangka langsung dititipkan ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

“Selanjutnya kami akan melakukan pemberkasan dakwaan untuk segera dilimpahkan ke PN Medan,” ucapnya.

 

Sumber : iNews.id

Editor     : spy

 

News Feed