oleh

Positif Corona, Wali Kota Tanjungpinang Sebelumnya ke Lampung dan Padang

Tanjungpinang,  mitrabhayangkara.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Riau (Kepri) masih menelusuri kronologi Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, hingga terpapar virus corona. Syahrul sebelumnya diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Lampung dan Padang, Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul pernah ke Lampung dan Padang, satu bulan lalu. Tim masih terus menelusuri riwayat perjalanannya lebih dalam lagi.

“Wali Kota sebelum dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 hari ini, pernah ke Lampung dan Padang. Tapi itu sudah lama, sekitar satu bulan yang lalu,” kata Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang.

Tjetjep mengatakan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan menggali informasi lebih banyak lagi untuk mencari kronologi Ketua DPD Gerindra Kepri itu terpapar virus corona.

Sementara saat ini Wali Kota Tanjungpinang masih dirawat intensif di RSUP Kepri. Pihak keluarga dan orang-orang yang pernah kontak dengannya, akan dimasukkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) jika tidak sakit atau tidak memiliki gejala Covid-19.

“Mereka akan menjalani pemeriksaan, apakah itu rapid test atau swab,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Kepri sebelumnya mencatat empat kasus baru positif Covid-19 di Kepri, masing-masing dua di Tanjungpinang dan dua di Kota Batam. Satu di antara kasus baru itu Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. Hasilnya diketahui berdasarkan hasil tes PCR.

Saat ini kondisi Syahrul yang dirawat di ruang isolasi di RSUP Kepri relatif stabil. Dokter memasang alat bantu ventilator untuk membantu pasien bernapas.

Diketahui, pejabat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Pemkot Tanjungpinang, berinisial H, juga sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. H yang merupakan pasien Covid-19 dengan nomor kasus 22 meninggal dunia saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

Dari hasil penelusuran, H diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri maupun keluar daerah penyebaran virus corona. H tertular Covid-19 dari ayahnya berusia 87 tahun dengan nomor kasus 21.

Orang tua H terpapar Covid-19 saat bepergian ke Johor, Malaysia. Pasien kasus 21 ini termasuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Saat ini, pasien masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed