oleh

Ratusan Butir Ekstasi Ditemukan Dalam Kaleng Roti di Kargo Bandara Jambi

Jambi, mitrabhayangkara.com – Ratusan butir ekstasi ditemukan dalam paket pengiriman kaleng roti di Cargo Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Satresnarkoba Polresta Jambi berhasil menggagalkan pengiriman narkotika tersebut.

Tidak hanya mengamankan ratusan butir ekstasi sebagai barang bukti, petugas juga mengamankan seorang pelaku yang diduga kuat sebagai bandar pemilik ratusan butir ekstasi tersebut.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian mengatakan, narkotika jenis pil ekstasi yang diamankan berawal dari penemuan paket pengiriman di Cargo Bandara Sultan Thaha Jambi pada pertengahan bulan lalu.

Saat itu, petugas paket pengiriman di Cargo Bandara Sultan Thaha Jambi mencurigai dua paket biskuit Monde dan Khong Guan yang akan dikirim ke Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Setelah melewati pemeriksaan X-RAY ada benda mencurigakan dalam paket tersebut, ternyata berisi 678 butir pil yang diduga ekstasi,” kata Dover, Kamis (28/1/2021).

Kemudian, petugas melakukan uji laboratorium di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jambi dengan hasil benda mencurigakan tersebut positif mengandung MDMA, MDMA termasuk narkotika golongan satu.

Dari hasil pengembangan, pada tanggal 17 Januari pihaknya berangkat menuju Kota Parepare, Provinsi Sulsel, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Petugas menduga pemilik barang haram tersebut berada di sana.

Sesampainya di sana, tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi bekerja sama dengan pihak pengiriman barang Lion Parcel Kota Parepare untuk mengetahui pemilik barang kiriman tersebut.

Benar saja, ada seseorang pria berinisial AL yang mengambil paket tersebut. Tak pelak, pria yang menjemput tersebut langsung diamankan.

“Sementara barang bukti yang diamankan berupa 1 kaleng biscuit Monde dan 1 paket narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 298 butir,” kata Kapolresta.

Dari hasil interogasi, AL mengaku diminta mengambil paket yang berisi ratusan butir ekstasi dari seseorang berinisial SY.

Tak mau membuang waktu lagi, petugas langsung menuju rumah SY. Akhirnya, tanpa perlawanan pria yang diduga pemilik pil ekstasi tersebut berhasil diringkus.

Kepada petugas, warga Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan mengaku tidak kali ini saja bisa meloloskan barang narkoba pesanannya melalui jasa pengiriman barang. Tersangka SY mengaku sudah lima kali melakukan pemesanan dengan cara jasa pengiriman barang.

“Berkat kegigihan petugas, tersangka berhasil ditangkap. Cara pembuntutan melalui kontrol penerimaan dari awal, ini baru pertama kali dilakukan. Alhamdulillah berhasil,” kata Dover.

Dover mengatakan, bila dijumlahkan, barang bukti yang ditemukan di Jambi dan di Parepare adalah sebanyak 976 butir ekstasi.

“Tersangka SY mengaku, bahwa paket tersebut adalah pesanannya dan sebelumnya telah memesan tiga paket narkotika jenis pil ekstasi dari temannya bernama LB (DPO) di Pekanbaru, Riau,” katanya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Jambi, AKP George Alexander Pakke menambahkan, pengejaran pelaku dengan melacak barang kiriman ini merupakan yang pertama kalinya.

“Kami harus melewati tiga pulau untuk mengungkapnya, yakni Pulau Sumatera, Jawa dan Sulawesi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil gelar perkara Satresnarkoba Polresta Jambi di Ruang Gelar Perkara Ditresnarkoba Polda Jambi, SY ditetapkan sebagai tersangka. Sementara AL ditetapkan sebagai saksi.

Akibat perbuatannya, SY ditahan di sel tahanan Polresta Jambi untuk menjalankan proses hukum lebih lanjut.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed