oleh

Sandiaga Uno Buka-bukaan soal Alasan Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2019

Jakarta, mitrabhayangkara.com – Sandiaga Salahuddin Uno akhirnya buka-bukaan mengenai alasannya memilih menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi capres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Alasan itu dia ungkapkan saat Ngobras dan Ngompol bersama Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Sandi mengungkapkan awal mula hingga akhirnya memilih mundur dari jabatan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta saat itu. Cerita bermula saat Sandi sedang melakukan kunjungan kerja ke Moscow, Rusia.

Sandi bersama dengan beberapa kepala daerah lainnya saat itu sedang mempresentasikan keunggulan daerahnya masing terkait kerja sama jangka panjang antara Indonesia dan Rusia. Khusus di DKI Jakarta, memiliki program sister city.

“Nah, tiba-tiba lagi di rumah Pak Dubes (RI untuk Rusia), saya dapat telepon bahwa diminta segera pulang oleh Pak Prabowo,” ucapnya seperti dilihat dari Bamsoet Channel, Kamis (22/10/2020).

Saat itu Sandi langsung menanyakan alasannya diminta pulang cepat. “Saya diminta bantu berbicara dan mengonsolidasikan koalisi yang saat itu sedang dibetuk untuk mendukung beliau (Prabowo) menjadi capres,” ujarnya.

Sandi pun terbang ke Indonesia. Tugas pertama saat mendarat di Ibu Kota, Sandi langsung bertemu dengan Amien Rais dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Sandi juga bertemu dengan Ketua Dewan Syariah PKS Salim Segaf Al Jufri dan presiden ketika itu Sohibul Iman.

“Pada saat itu terjadi kebuntuan karena masing-masing parpol mengajukan cawapres dan tidak ketemu. Singkat cerita hingga H-4 atau 5 akhirnya Demokrat bergabung dalam pembicaraan tersebut tapi diskusi masih sama. Tarik ulurnya kuat,” tuturnya.

Sandi memaparkan, pada malam terakhir jelang pendaftaran capres, parpol koalisi pendukung Prabowo sepakat menunjuk dirinya maju sebagai cawapres. “Pada saat itu saya putuskan setelah berdiskusi dengan keluarga kalau kita ingin menunjukkan kesungguhan kita dalam berpolitik, ya kita harus all out,” katanya.

Usai ditunjuk, Sandi eminta kepada parpol koalisi juga all out. “Jika ini memang amanah diberikan kepada saya dan dengan membuktikan kesungguhan ini saya akan mundur dari jabatan wagub. Saya enggak mau proses pencawapresan saya ini coba-coba, saya mau all out,” tuturnya.

Sandi kemudian mengundurkan diri dari jabannya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

 

Sumber : iNews.id

Editor : spy

News Feed