oleh

Sat Narkoba Polres Simalungun Ringkus Tiga Pria Diduga Jaringan Peredaran Sabu

Simalungun, mitrabhayangkara.com – Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Simalungun berhasil meringkus tiga pria diduga jaringan peredaran narkotika jenis sabu, masing-masing berinisial PP alias Olo (27), warga  Lingkungan IV, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, RS alias Raja (27), warga Lormes, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun dan MD alias Darwin (42), warga Blok VIII, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Selasa (5/10/2021) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Malam itu atas informasi masyarakat, Tim Opsnal Satres Narkoba yang dipimpin Katim I, AIPTU Aswin Manurung, meringkus pelaku PP alias Olo dan RS alias Raja, di Gang Lormes, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun dengan barang bukti 6 bungkus plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor atau brutto 1,75 gram, 2 unit HP, 1 bungkus rokok Djisamsoe, 1 bundel plastik kosong, 1 pipet plastik dan uang hasil penjualan sejumlah Rp 500.000.

Diinterogasi petugas, pelaku Olo mengakui, barang bukti sabu itu milikknya yang diperoleh dari pelaku MD alias Darwin di daerah Kabupaten Batubara dan dalam mengedarkan atau menjual sabu itu, dibantu pelaku Raja.

Foto sejumlah batrang bukti yang disita Polisi dari para pelaku.

Selanjutnya Tim Opsnal melakukan pengembangan dan selang 2 jam, tepatnya pukul 20.00 WIB, petugas berhasil meringkus pelaku MD alias Darwin, di Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Lalu dari pelaku Darwin, ditemukan barang bukti 1 unit HP yang sebelumnya digunakan untuk komunikasi dengan pelaku Olo dalam transaksi sabu.

Diinterogasi, pelaku Darwin mengaku mendapatkan sabu yang dijualnya kepada pelaku Olo, diperolehnya dari seorang laki-laki di daerah Kabupaten Kerinci Propinsi Riau pada saat pergi merantau bekerja di sana.

“Ketiga pelaku itu, PP alias Olo, RS alias Raja dan MD alias Darwin beserta seluruh barang bukti sudah diamankan guna dilakukan penyelidikan untuk diproses sesuai UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”pungkas Kapolres Simalungun, AKBP Nicolas Dedy Arifianto SH yang dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba, AKP Adi Haryano SH.

 

(red)

 

News Feed