oleh

Sekda Nias Utara Yafeti Ditangkap karena Narkoba, Seluruh ASN Diminta Tes Urine

Medan, mitrabhayangkara.com – Penangkapan Sekda Nias Utara Yafeti Nazara saat pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam Kota Medan berimbas terhadap aparatur sipil negara (ASN). Kini, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Utara diminta untuk menjalani tes urine.

Hal itu untuk mendeteksi ada tidaknya ASN yang memakai narkoba menyusul penangkapan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara, Yafeti Nazara saat pesta narkoba di tempat hiburan malam di Kota Medan, Minggu (13/6/2021) dini hari.

“Bukan tidak mungkin anak buahnya juga ikut-ikutan, karena sekretaris daerahnya saja berani begitu. Lebih baik seluruh ASN menjalani pemeriksaan (narkoba) secara massal,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nias Utara, Budiyarman Lahagu, Senin (14/6/2021).

Menurut Budiyarman, tes urine terhadap ASN Pemkab Nias Utara itu harus dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional. Sehingga hasil pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan. Pemeriksaan ini juga menjadi penting untuk menghindarkan stigma kepada para ASN lainnya di Nias Utara.

“Yang bersangkutan kan tertangkap saat melakukan perjalanan dinas ke Medan. Ini jadi stigma buruk bagi ASN di Nias Utara, Dengan pemeriksaan narkoba secara massal, ke depan tidak ada lagi stigma negatif bagi penyelenggara negara yang sering berpergian ke luar daerah,” katanya.

Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara (57) sebelumnya ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan dari tempat hiburan Bosque di Jalan Haji Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Minggu, 13 Juni 2021 dini hari.

Yafeti ditangkap saat Polisi melakukan operasi yustisi di tempat hiburan tersebut. Yafeti ditangkap usai berpesta narkoba dalam salah satu ruangan KTV bersama 5 orang perempuan dewasa dan 2 orang pegawai BUMD dan seorang mahasiswa.

Dari ruangan mereka ditemukan barang bukti 1 butir pil ekstasi. Namun dari hasil pemeriksaan diketahui 8 dari 9 orang yang diamankan di ruangan Yafeti, telah mengkonsumsi barang haram itu sebelum kedatangan Polisi.

Delapan orang yang ditangkap bersama Yafeti adalah YAZ alias Zega (42) dan RAG alias Ronald yang merupakan karyawan BUMD. Kemudian seorang mahasiswa berinisial JH alias Johan (31). Lalu AS alias Anisa (30), RID alias Indah (22), DS alias Dila (33), ES alias Nita dan AL alias Ade (31).

Selain Yafeti dan teman-temannya, lewat operasi yang dilakukan di tempat hiburan Bosque tersebut Polisi mengamankan sebanyak 63 orang. Terdiri dari 23 orang perempuan dan 40 laki-laki. Dari jumlah itu, 11 orang patut diduga terlibat peredaran gelap dan konsumsi narkoba.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : spy

News Feed