oleh

Terpaksa Mudik saat Akhir Tahun, Ini Aturannya

Jakarta, mitrabhayangkara.com –  Warga yang terpaksa mudik saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) wajib melapor ke posko PPKM Mikro. Selain itu mereka juga harus punya dokumen pendukung.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut masyarakat yang mudik tersebut juga harus mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang menyatakan warga telah disuntik vaksin dosisi II dan bebas dari Covid-19.

“Jadi setiap masyarakat yang akan bepergian itu harus melalui posko PPKM skala mikro. Nanti SKM nanti dikeluarkan oleh Ketua RT yakni surat keterangan bepergian,” kata Dedi kepada awak media, Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Menurut Dedi, surat tersebut harus dikantongi oleh masyarakat. Mengingat, polisi bakal membangun posko Checkpoint di jalur perbatasan antar-wilayah atau aglomerasi.

“Kemudian Polri juga di seluruh pintu Tol, dan jalur akses tertentu perbatasan antar-wilayah itu ada pos sebagai Checkpoint, nah disitu nanti juga akan dicek disitu apakah masyarakat yang bepergian memiliki SKM,” ujar Dedi.

Apabila tak menunjukan surat, Dedi menyatakan, pihaknya bakal langsung melakukan pemeriksaan Swab Antigen kepada masyarakat tersebut.

Jika hasilnya dinyatakan positif, Dedi menyatakan, pihaknya juga akan langsung melakukan pemeriksaan ke tahapan Swab PCR.

Apabila mendapatkan hasil yang sama, otomatis warga itu langsung dibawa ke lokasi karantina. “Kalau misalkan belum akan dilakukan Swab antigen kalau misalnya dia nanti positif akan ditindaklanjuti PCR. Kalau misalkan positif akan dievakuasi menuju tempat lain. Kalau misalnya SKM dia ada maka silahkan melanjutkan perjalanan,” tutur Dedi.

 

Sumber : iNews.id

Editor    : Spy

 

 

News Feed